9 Obat Alami Batu Ginjal yang Bisa Dilakukan Di Rumah

3 min read

9 Obat Alami Batu Ginjal yang Bisa Dilakukan Di Rumah

Halo, pembaca Dhikly.com. Artikel ini akan membahas 8 obat alami batu ginjal yang bisa dilakukan di rumah, apa saja? apakah efektif? Yuk simak ulasannya berikut ini!

Batu ginjal

Minum banyak cairan adalah bagian penting dari pencegahan batu ginjal dan mencegah pembentukan batu baru. Cairan tidak hanya menghilangkan racun pada tubuh, namun juga membantu memindahkan batu melalui saluran kemih.

Meskipun air saja mungkin cukup untuk melakukan hal ini, namun penambahan makan buah buahan tertentu dapat menambah efektifitas dalam menghindari batu ginjal.

Konsultasikan dengan dokter sebelum memulai dengan salah satu solusi rumah yang tercantum dibawah ini. Dokter dapat menilai apakah perawatan di rumah tepat untuk anda atau apakah hal tersebut dapat menyebabkan komplikasi tambahan.

Jika anda sedang hamil atau menyusui, hindari menggunakan obat apapun. Dokter akan menentukan apakah jus dapat menyebabkan efek samping untuk anda atau bayi anda.

9 obat alami batu ginjal

1. Air mineral

Saat batu mulai menghalangi saluran, menambah asupan air dapat membantu mempercepat prosesnya. Usahakan untuk mengonsumsi 12 gelas perhari.

Setelah batu tersebut lewat, anda harus tetap minum 8 hingga 12 gelas air setiap harinya. Dehidrasi adalah salah satu faktor utama batu ginjal.

Perhatikan warna urin anda. Urin yang pekat tanda anda mengalami dehidrasi.

2. Jus lemon

Obat alami batu ginjal selanjutnya adalah jus lemon.

Anda dapat menambahkan lemon segar ke dalam air sesering mungkin. Lemon mengandung sitrat, yang merupakan bahan kimia yang mencegah pembentukan batu kalsium. Sitrat juga dapat memecah batuan kecil, yang memungkinkan untuk dapat lewat dengan mudah – tidak menyebabkan penyumbatan.

Diperlukan banyak lemon untuk memberikan efek obat alami batu ginjal yang berarti, namun pada takaran yang sedikit juga dapat membantu.

Jus lemon memiliki banyak manfaat kesehatan lainnya, misalnya membantu menghambat pertumbuhan bakteri.

3. Jus kemangi

Kemangi mengandung asam asetat yang dapat membantu memecah batu ginjal dan mengurangi rasa sakit. Selain itu kemangi juga penuh dengan nutrisi.

Obat ini sudah banyak digunakan sebagai obat tradisional untuk gangguan pencernaan dan inflamasi. Antioksidan dan zat antiinflamasi dalam jus kemangi dapat berfungsi untuk menjaga kesehatan ginjal.

Gunakan daun kemangi segar atau kering untuk membuat teh dan diminum beberapa gelas perhari. Anda juga bisa membuat jus kemangi segar dalam blender atau menambahnya ke minuman lainnya.

Anda tidak harus menggunakan jus kemangi setiap hari selama enam minggu sekaligus. Karena penggunaan yang berkepanjangan dapat menyebabkan

  • Gula darah rendah
  • Tekanan darah rendah
  • Peningkatan perdarahan

4. Cuka sari apel

Cuka sari apel mengandung asam asetat. Asam asetat membantu melarutkan batu ginjal.

Selain mengeluarkan batu ginjal, cuka sari apel juga dapat membantu meringankan rasa sakit yang disebabkan oleh batu. Ada banyak manfaat kesehatan lainnya dari cuka sari apel.

Untuk mendapatkan manfaat ini, tambahkan 2 sendok makan cuka sari apel antara 6 hingga 8 ons dalam air putih. Minumlah campuran ini setiap hari.

Anda tidak boleh mengonsumsi lebih dari satu gelas 8 ons campuran ini setiap harinya. Anda juga dapat menggunakannya dengan makanan seperti ke saus salad favorit anda.

Jika anda mengonsumsi dalam jumlah yang lebih banyak, cuka sari apel dapat menyebabkan kadar kalium dalam tubuh rendah.

Penderita diabetes haru berhati-hati saat mengonsumsi campuran ini. Pantau kadar gula darah anda setiap harinya.

Anda tidak direkomendasikan untuk mengonsumsi ramuan ini jika anda juga mengonsumsi

  • Insulin
  • Digoxin
  • Diuretik, seperti spironolactone

5. Jus seledri

Obat alami batu ginjal, jus seledri.

Jus seledri dapat membersihkan racun yang berkontribusi pada pembentukan batu ginjal dan telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional. Hal ini juga membantu mengeluarkan batu ginjal pada tubuh.

Campurkan satu atau lebih seledri dengan air dan minum jus ini untuk konsumsi harian anda.

Anda tidak direkomendasikan mengonsumsi ramuan ini jika anda memiliki

  • Gangguan pendarahan
  • Tekanan darah rendah
  • Operasi yang dijadwalkan

Anda juga tidak direkomendasikan jika anda sedang mengonsumsi

  • Levothyroxine
  • Lithium
  • Obat-obatan yang meningkatkan sensitivitas matahari, seperti isotretinoin
  • Obat penenang, seperti alprazolam

Baca juga: 8 Tanda dan Gejala Batu Ginjal

6. Jus delima

Jus delima telah digunakan selama berabad-abad untuk meningkatkan fungsi ginjal secara keseluruhan. Jus delima akan membersihkan batu dan racun pada sistem tubuh.

Jus ini juga mengandung antioksidan, yang membantu menjaga kesehatan ginjal dan mungkin memiliki peran dalam mencegah batu ginjal berkembang.

Hal ini juga menurunkan tingkat keasaman urin anda. Tingkat keasaman yang lebih rendah dapat mengurangi batu ginjal di masa mendatang.

Tidak ada batasan berapa banyak jus delima yang bisa anda minum setiap harinya.

Namun anda tidak direkomendasikan mengonsumsi jus delima jika anda sedang mengonsumsi

  • Obat hati
  • Obat tekanan darah, seperti klorotiazid
  • Rosuvastatin

7. Kaldu kacang merah

Kaldu dari kacang merah yang dimasak dapat digunakan untuk meningkatkan kesehatan urin dan ginjal secara keseluruhan.

Hal ini juga dapat membantu melarutkan dan membersihkan batu. Cukup saring cairan dari kacang yang dimasak dan minum beberapa gelas setiap harinya.

8. Jus akar dandelion

Akar dandelion adalah tonik ginjal yang merangsang empedu. Hal ini dianggap dapat membantu menghilangkan racun, meningkatkan produksi urin dan meningkatkan pencernaan. Dandelion memiliki vitamin (A, B, C dan D) dan mineral seperti kalium, zat besi dan seng.

Anda bisa membuat jus dandelion segar atau membelinya dalam bentuk teh. Jika anda membuat dari bahan segar, anda juga bisa menambahkan kulit jeruk, jahe dan apel secukupnya. Minumlah 3 hingga 4 gelas setiap harinya.

Beberapa orang akan mengalami mulas ketika mereka makan dandelion.

Tidak disarankan minum ramuan ini jika anda sedang minum

  • Pengencer darah
  • Antasida
  • Antibiotik

Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi ramuan ini, karena dapat berinteraksi dengan banyak obat.

9. Jus gandum

Obat alami batu ginjal terakhir adalah jus gandum.

Jus gandum atau Wheatgrass ini mengandung banyak nutrisi dan telah lama digunakan untuk obat alami batu ginjal yang berfungsi meningkatkan kesehatan. Wheatgrass meningkatkan aliran urin untuk membantu batu agar tidak menghambat aliran urin.

Anda dapat minum 2 hingga 8 ons jus wheatgrass per hari. Untuk mencegah efek samping, mulailah dengan jumlah yang kecil dan secara bertahap tingkatkan hingga 8 ons.

Jika jus ini dalam bentuk segar tidak tersedia, anda dapat menggunakan suplemen wheatgrass bubuk sesuai petunjuk.

Mengonsumsi wheatgrass dengan perut kosong dapat mengurangi risiko mual. Dalam beberapa kasus, hal tersebut dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan dan sembelit.

Kapan harus ke dokter?

Temui dokter jika anda tidak dapat mengatasinya dengan obat alami batu ginjal dalam waktu enam minggu atau anda mulai mengalami gejala yang parah seperti

  • Nyeri parah
  • Darah pada urin
  • Demam
  • Panas dingin
  • Mual
  • Muntah

Dokter akan menentukan apakah anda memerlukan obat atau terapi lain untuk membantu anda mengeluarkan batu tersebut.

Itulah 9 obat alami batu ginjal yang dapat anda lakukan di rumah.

Anda dapat menggunakan penghilang rasa sakit yang dijual bebas untuk mengurangi rasa sakit yang mungkin anda alami, seperti acetaminophen (Tylenol), ibuprofen (Advil) atau naproxen (Aleve)

Pastikan anda tidak mengonsumsi alkohol.

Referensi:
Protective Effect of a Potent Antioxidant, Pomegranate Juice, in the Kidney of Rats with Nephrolithiasis Induced by Ethylene Glycol. https://www.liebertpub.com/doi/abs/10.1089/end.2008.0357
Five Ways to Prevent Kidney Stones: From Lemonade to Surgery. https://health.ucsd.edu/news/2010/Pages/4-22-kidney-stones.aspx
Low-phosphorus diet: Helpful for kidney disease?. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/chronic-kidney-disease/expert-answers/food-and-nutrition/faq-20058408

Add a Comment