Apa Saja Jenis-Jenis Diabetes?

3 min read

jenis diabetes

Halo pembaca Dhikly.com. Artikel ini akan membahas macam-macam jenis diabetes yang umum terjadi, gejala, pengobatan dan lainnya. Yuk simak ulasannya berikut ini!.

Apa saja jenis diabetes?

Diabetes adalah jenis penyakit dimana tubuh tidak memproduksi insulin yang cukup untuk proses kerja tubuh, tubuh menggunakan insulin tidak sebagaimana mestinya atau kombinasi keduanya. Ketika hal ini terjadi, tubuh tidak dapat mengolah gula darah secara efektif. Hal itulah yang menyebabkan kadar gula dalam tubuh tinggi.

Glukosa, bentukan gula yang ditemukan dalam darah adalah salah satu sumber energi utama tubuh anda. Kurangnya insulin atau resistensi terhadap insulin dapat menyebabkan gula menumpuk dalam darah. Hal ini dapat menyebabkan masalah pada kesehatan.

Jenis diabetes yang umum terjadi yaitu

Apa yang menyebabkan diabetes?

Jenis diabetes tipe 1

Diabetes jenis ini diyakini sebagai kondisi autoimun. Hal ini berarti kekebalan tubuh anda akan menyerang dan menghancurkan sel beta di pankreas yang memproduksi insulin.

Apa yang mendorong terjadi serangan tersebut masih belum jelas. Mungkin ada alasan genetik dan lingkungan. Faktor gaya hidup tidak dianggap berperan dalam hal ini.

Jenis diabetes tipe 2

Diabetes tipe 2 dapat dikatakan sebagai resisten insulin. Hal ini berarti tubuh anda tidak dapat menggunakan insulin secara efisien. Hal tersebut merangsang pankreas untuk menghasilkan lebih banyak insulin sampai tidak bisa lagi memproduksi kembali. Yang terjadi selanjutnya adalah produksi insulin menurun sehingga menyebabkan gula darah tinggi.

Penyebab pasti diabetes tipe 2 tidak diketahui. Faktor yang memengaruhi meliputi

  • Genetika
  • Kurang berolahraga
  • Kelebihan berat badan

Mungkin juga ada faktor kesehatan lain dan faktor lingkungan

Jenis diabetes gestasional

Diabetes gestasional disebabkan oleh hormon penghambat insulin yang diproduksi selama kehamilan. Diabetes jenis ini hanya terjadi selama kehamilan.

Jenis diabetes labil (brittle diabetes)

Diabetes jenis ini terjadi ketika kadar gula dalam tubuh naik turun tidak menentu sehingga menyebabkan rasa tidak nyaman dan bisa dibilang jenis ini jarang terjadi dan jika terjadi artinya pasien tersebut berada pada tahap yang parah.

Apa saja gejala yang ditimbulkan?

 Gejala yang umum terjadi meliputi

  • Haus dan kelaparan yang berlebihan
  • Sering buang air kecil
  • Sering merasa ngantuk atau sering merasa kelelahan
  • Kulit kering dan gatal
  • Penglihatan menjadi kabur
  • Penyembuhan luka lambat

Diabetes tipe 2 dapat menyebabkan bercak gelap pada lipatan kulit di ketiak dan leher. Karena diabetes tipe 2 sering kali membutuhkan waktu lebih lama untuk didiagnosis, anda mungkin merasakan gejala pada saat sebelum didiagnosis, seperti rasa sakit atau mati rasa pada kaki anda.

Diabetes tipe 1 sering berkembang lebih cepat dan dapat menyebabkan gejala seperti penurunan berat badan atau kondisi yang disebut dengan ketoasidosis diabetik. Ketoasidosis diabetik dapat terjadi ketika anda memiliki gula darah yang sangat tinggi, tetapi hanya memiliki sedikit atau tidak ada insulin dalam tubuh.

Gejala kedua jenis diabetes dapat muncul pada usia berapa pun, tetapi umumnya tipe 1 terjadi pada anak anak dan dewasa muda. Tipe 2 terjadi pada orang yang berusia diatas 45 tahun. Tetapi orang yang lebih muda juga dapat menderita diabetes tipe 2 karena gaya hidup yang tidak banyak gerak dan peningkatan berat badan. Diabetes labil berisiko tinggi pada wanita hamil, berusia 20-30an dengan hormon yang tidak seimbang, kelebihan berat badan, mengalami stres bahkan depresi dan pernah mengalami gangguan hipotiroidisme.

Seberapa umum diabetes terjadi?

Terdapat 425 juta pasien diabetes di seluruh dunia pada tahun 2017. Dari jumlah tersebut 75 persen pasien diabetes berusia 20 sampai 65 tahun. Indonesia sendiri menempati urutan ke 6 dari sepuluh negara dengan jumlah pasien diabetes tertinggi yaitu 10,3 juta pasien pada tahun 2017 dan diperkirakan akan meningkat hingga 16,7 juta pasien pada tahun 2045.[1]

Prediabetes terjadi ketika glukosa darah anda lebih tinggi dari yang seharusnya, tetapi tidak cukup tinggi untuk dikatakan sebagai penyakit diabetes.

Anda lebih mungkin terserang diabetes jika memiliki keluarga dengan riwayat penyakit ini.

Faktor risiko lain untuk diabetes tipe 2 meliputi

  • Memiliki gaya hidup yang buruk
  • Kelebihan berat badan
  • Pernah menderita diabetes gestasional atau prediabetes

Apakah ada potensi terjadi komplikasi?

Komplikasi diabetes umumnya berkembang dari waktu ke waktu. Memiliki kadar gula yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko komplikasi serius yang dapat mengancam jiwa. Komplikasi kronis meliputi:

  • Penyakit pembuluh darah, yang dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke
  • Masalah mata atau yang disebut dengan retinopati
  • Infeksi
  • Kerusakan saraf atau neuropati
  • Kerusakan ginjal atau nefropati
  • Amputasi akibat neuropati atau penyakit pembuluh darah

Diabetes tipe 2 dapat meningkatkan risiko terkena penyakit alzheimer, terutama jika gula darah anda tidak dikontrol dengan baik.

Komplikasi pada kehamilan

Kadar gula darah yang tinggi selama kehamilan dapat membahayakan ibu dan anak, dapat meningkatkan risiko:

  • Tekanan darah tinggi
  • Preeklampsia
  • Keguguran atau lahir mati
  • Cacat lahir

Pengobatan

Apapun jenis diabetes yang anda alami, anda harus bekerja sama dengan tim medis untuk mengatasinya.

Tujuan utamanya adalah menjaga kadar glukosa darah ke dalam kisaran normal. Dokter anda akan memberitahu anda kisaran target anda. Target dapat bervariasi yang dipengaruhi dari jenis diabetes, usia dan komplikasi yang dialami.

Jika anda memiliki diabetes gestasional, target gula darah anda akan lebih rendah daripada orang dengan diabetes tipe lain.

Aktivitas fisik adalah bagian penting yang harus dilakukan bagi penderita diabetes. Tanyakan pada dokter berapa menit setiap minggu yang harus anda lakukan untuk olahraga. Diet yang sehat juga penting untuk mengontrol diabetes. Anda juga perlu memantau tekanan darah dan kolesterol anda secara berkala.

Pengobatan jenis diabetes tipe 1

semua orang dengan diabetes tipe 1 harus menggunakan insulin untuk hidup karena kerusakan pada pankreas terjadi secara permanen. Ada berbagai jenis insulin yang tersedia dengan waktu dan durasi yang berbeda.

Insulin disuntikkan tepat dibawah kulit. Anda harus memantau kadar gula darah anda sepanjang hari. Jika perlu, anda mungkin diharuskan untuk minum obat untuk mengendalikan kolesterol, tekanan darah tinggi atau komplikasi lainnya.

Pengobatan jenis diabetes tipe 2

Diabetes tipe 2 dapat diatasi dengan cara diet dan olahraga, dan juga dapat diobati dengan berbagai obat untuk membantu mengendalikan gula darah. Obat pertama kali yang digunakan biasanya metfotmin (Glumetza, Glucophage, Fortamet, Riomet). Obat ini membantu tubuh anda menggunakan insulin lebih efektif. Jika metformin tidak berfungsi, dokter anda dapat menambahkan obat lain atau mencoba sesuatu yang berbeda.

Anda harus memantau kadar gula darah anda secara berkala. Anda juga mungkin memerlukan obat-obatan untuk membantu mengendalikan tekanan darah dan kolesterol.

Pencegahan

Tidak ada pencegahan yang pasti untuk diabetes tipe 1. Namun anda dapat melakukan beberapa tips untuk menghindarinya seperti menjaga pola makan dan melakukan cek gula darah secara berkala.

Anda dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2 dengan

  • Mengontrol berat badan dan mengatur diet anda
  • Olahraga secara teratur
  • Hindari merokok, trigliserida tinggi dan kadar kolesterol HDL rendah

Jika anda menderita diabetes gestasional atau memiliki prediabetes, kebiasaan ini dapat menunda atau mencegah timbulnya diabetes tipe 2.

Untuk menghindari anda terserang diabetes labil anda dapat melakukan beberapa hal berikut ini,

  • Kontrol berat badan tubuh anda, pada nilai normal
  • Sering melakukan meditasi agar terhindar dari stres
  • Ketahui kandungan makanan yang anda konsumsi setiap harinya
  • Olahraga teratur
  • Waktu tidur cukup
  • Melakukan cek kesehatan terjadwal

Catatan

Anda dapat melakukan pemantauan konsisten dan jaga kepatuhan terhadap obat agar terhindar dari komplikasi penyakit yang lebih serius.

Diabetes tipe 2 sering kali berhasil diatasi dengan kerja sama dokter dan merubah gaya hidup menjadi lebih baik

Jika anda memiliki diabetes gestasional, kemungkinan hal itu akan teratasi setelah bayi anda lahir.

Add a Comment