Cara Menghitung Masa Subur Wanita Agar Cepat Hamil

8 min read

Masa subur wanita

Halo sobat dhikly, kali ini kita akan membahas seputar masa subur wanita, dari definisi, ciri-ciri, cara menghitung masa subur wanita, dan tips tips lainnya, yang pastinya bermanfaat banget untuk sobat dhikly.

Yuk langsung saja simak ulasannya dibawah ini

Definisi

Mengetahui masa subur setelah haid sangat penting bagi wanita yang sedang menjalani program hamil. Pasalnya di masa subur setelah haid, Anda memiliki peluang paling besar untuk mengandung.

Untuk itu, wanita perlu mengenali tanda masa subur agar bisa dengan mudah menandai saat-saat penting ini, mengingat dalam sebulan wanita hanya mengalami masa subur selama 28-36 jam saja.

Saat inilah yang dinamakan puncak masa subur, alias ovulasi, yakni ketika sel telur dilepaskan ke ovarium dan siap untuk dibuahi.

Meski demikian, wanita yang sedang menghindari kehamilan sebaiknya juga mengetahui masa suburnya sendiri. Sekalipun ia memakai alat kontrasepsi, menghindari berhubungan seksual dengan pasangan saat masa subur akan memperkecil peluang ‘kebobolan’ alias kembali hamil di luar rencana.

Namun, perlu diperhatikan bahwa setiap wanita memiliki waktu ovulasi yang berbeda. Maka dari itu, kenalilah cara menghitung masa subur setelah haid dibawa ini.

Ciri-ciri masa subur wanita

Ketika Anda mengalami masa subur setelah haid, Anda akan merasakan ada ‘perbedaan’ pada tubuh Anda. Namun, penting untuk dicatat bahwa tanda masa subur bukan berarti sindrom pramenstruasi karena pramenstruasi justru terjadi setelah ovulasi berlalu yang menandakan rahim akan segera meluruh mengingat Anda tidak sedang dalam keadaan hamil.

Berikut tanda masa subur setelah haid yang dapat Anda rasakan:

  • Peningkatan suhu tubuh, biasanya berkisar antara 0,5-1 derajat celcius. Sebaiknya gunakan termometer basal tubuh. Termometer ini lebih sensitif daripada yang standar dan akan menunjukkan perubahan suhu yang lebih rendah beberapa derajat.
  • Hormon lutein meninggi, yang hanya bisa diukur dengan alat khusus pendeteksi ovulasi.
  • Keluarnya cairan vagina atau keputihan yang bening, encer, dan kenyal seperti putih telur. Namun, terdapat beberapa hal lain yang dapat memengaruhi tekstur lendir pada mulut rahim Anda, seperti infeksi vagina atau penyakit menular seksual, gairah seks, dan penggunaan pelumas selama berhubungan seksual.
  • Perubahan ketegangan mulut Rahim, Perubahan pada kondisi mulut rahim yang biasanya dan yang sedang mengalami masa ovulasi mungkin sulit untuk dibedakan. Sebagian besar wanita membutuhkan beberapa waktu untuk dapat membedakan antara kondisi mulut rahim yang normal dan kondisi mulut rahim yang sedang mengalami perubahan selama ovulasi.
    Anda mungkin harus memeriksa mulut rahim Anda setiap hari dengan menggunakan satu atau dua jari untuk menemukan perbedaan tersebut.
  • Payudara lebih sensitif (nyeri).
  • Perut kembung.
  • Keluar bercak darah dari vagina.
  • Kram di perut bagian bawah.
  • Gairah seks meningkat
  • Merasa lebih seksi
  • Aroma tubuh lebih baik

Cara menghitung masa subur wanita

Kapan masa subur wanita terjadi?

Secara umum, cara menghitung masa subur wanita adalah mengetahui masa ovulasi Anda. Kapan ovulasi terjadi? Ovulasi terjadi sekitar 12 sampai 14 hari sebelum periode menstruasi dimulai.

Jika siklus menstruasi Anda berlangsung selama 28 hari. Rata-rata masa subur wanita mulai terjadi pada hari ke 10 sampai ke 17 setelah hari pertama menstruasi.

Lima hari sebelum ovulasi dan satu hari di mana ovulasi terjadi, merupakan masa paling subur wanita. Perlu diingat, sperma bisa bertahan hidup selama 5 hari dan sel telur bisa bertahan hidup hanya satu hari.

Kemungkinan Anda untuk hamil meningkat, jika Anda berhubungan seksual 2 atau 3 hari sebelum sel telur dilepaskan, dan 12 sampai 24 jam setelah itu. Berhubungan seksual pada saat wanita yang berada dalam masa subur merupakan peluang besar bagi seorang wanita untuk cepat hamil.

Contoh kasus

Jika hari pertama haid terjadi pada 27 april 2020 dengan siklus 30 hari, maka masa subur diperkirakan terjadi pada 7-12 mei 2020 dan ovulasi pada 12 mei 2020.

Wanita umumnya mengalami masa subur di hari ke-11 hingga hari ke-21 dalam siklus menstruasinya.

Itulah waktu yang tepat untuk melakukan hubungan seksual.

Meskipun begitu, masa subur setiap wanita dapat berbeda setiap bulannya karena terdapat beberapa faktor yang memengaruhi hal tersebut.

Beberapa faktor tersebut meliputi stres, penyakit, dan gaya hidup.

Kapan masa tidak subur wanita?

Masa paling subur wanita adalah lima hari setelah ovulasi dan satu hari setelahnya. Hal ini karena sel telur hanya bertahan selama kurang lebih 24 jam setelah dilepaskan.

Setelah itu, anda memasuki masa tidak subur karena sel telur tidak bisa dibuahi. Masalahnya, tidak ada yang tahu kapan pastinya terjadi ovulasi.

Pada umumnya wanita dengan siklus menstruasi 28 hari, ovulasi akan terjadi sekitar hari ke 14 pada siklus menstruasi.

Jika pembuahan tidak terjadi setelah telur dilepaskan, maka dinding rahim akan meluruh dan hal ini yang disebut dengan menstruasi.

Biasanya, dinding rahim akan meluruh sekitar 14 hari setelah telur dilepaskan. Jadi, telur yang tidak dibuahi akan membutuhkan sekitar beberapa hari untuk sampai pada fase menstruasi. Pada saat antara telur sudah dilepaskan sampai menstruasi ini, Anda mengalami masa tidak subur.

Sederhananya, masa tidak subur adalah hari yang selain masa subur. Jika dihitung melalui kalender, masa subur berlangsung pada hari ke 7 sampa hari ke 18 setelah hari pertama menstruasi, maka masa tidak subur adalah hari selain hari tersebut pada siklus menstruasi yaitu mulai dari hari ke 19 dan seterusnya sampai Anda menstruasi lagi.

Kemungkinan Anda hamil pada saat hari pertama menstruasi hampir nol persen. Beberapa hari setelahnya, masih merupakan masa tidak subur bagi wanita. Namun jangan salah, kemungkinan Anda untuk hamil masih terbuka, walaupun kemungkinannya sangat rendah. Perlu diingat lagi bahwa tidak ada yang tahu kapan ovulasi terjadi.

Setelah sel telur tidak dibuahi dan meluruh (menstruasi), tubuh Anda akan mempersiapkan diri untuk melepaskan sel telur lagi. Sehingga, masa subur wanita kemudian akan kembali lagi dan peluang wanita untuk hamil meningkat lagi.

Tips menjaga kesuburan wanita

Selain mengetahui masa subur setelah haid di atas, sebaiknya, Anda juga menjalani gaya hidup yang sehat. Sebab, pola hidup sehat, bisa mempengaruhi kesuburan Anda, sehingga bisa hamil lebih cepat. Beberapa hal di bawah ini, dapat dijadikan tips untuk menjaga kesuburan:

  • Hindari lemak jahat, Mengonsumsi lemak sehat setiap hari, sangatlah penting untuk meningkatkan kesuburan Anda. Namun, lemak jahat (trans) seringkali dikaitkan dengan risiko infertilitas ovulasi, yang berdampak buruk pada sensitivitas insulin. Maka dari itu, hindari lemak sehat, dan jauhi lemak trans.
  • Konsumsi Produk susu berlemak tinggi, Produk susu berlemak tinggi, ternyata dapat meningkatkan kesuburan wanita. Hal ini dibuktikan dalam sebuah studi besar, yang melihat efek pengonsumsian produk susu berlemak tinggi.
    Hasilnya, wanita yang mengonsumsi produk susu berlemak tinggi, sebanyak lebih dari satu kali, setiap hari, mengalami pengurangan risiko infertil (tidak subur), sebanyak 27%.
  • Berolahraga, Olahraga adalah aktivitas penting, yang tidak hanya dibutuhkan oleh wanita yang ingin cepat hamil, tapi juga setiap orang yang ingin sehat.
    Bagi Anda yang ingin menjaga kesuburannya, berolahraga adalah hal yang dianjurkan. Sebuah studi membuktikan, melakukan olahraga selama satu jam, dalam satu minggu, bisa mengurangi risiko infertil sebanyak 5%.
    Namun, jangan berolahraga terlalu berlebihan. Sebab, olahraga berlebih, malah bisa membuat seorang wanita jadi infertil atau tidak subur.
  • Hindari stress, Percaya atau tidak, ternyata stres bisa menurunkan kemungkinan Anda untuk hamil. Hal ini disebabkan oleh perubahan hormon yang terjadi di dalam tubuh, saat Anda sedang stres.
    Memiliki pekerjaan dan jam kerja yang panjang, juga bisa membuat Anda tidak cepat hamil. Faktanya, stres, gangguan cemas, dan depresi, berdampak pada 30% wanita yang datang ke klinik kesuburan.
    Beberapa tips menjaga kesuburan untuk wanita di atas, dapat Anda coba. Apalagi jika dibarengi dengan pengetahuan tentang masa subur setelah haid.

Tips cepat hamil

Mengetahui kapan kira-kira tubuh wanita mengeluarkan sel telur merupakan cara yang tepat untuk cepat hamil. Namun, meski Anda sudah melakukan berbagai cara untuk menghitung masa subur bagi wanita, tidak ada yang tahu kapan tepatnya ovulasi itu terjadi. Untuk itu, selain menghitung masa subur, Anda perlu berusaha melakukan cara lain agar cepat hamil, mengubah pola hidup menjadi sehat contohnya.

Berikut beberapa cara cepat hamil yang bisa anda lakukan, antara lain:

1. Konsultasi dengan dokter kandungan

Calon ibu hamil bisa berkonsultasi dan berkunjung ke dokter bersama pasangan untuk merencanakan kehamilan. Nantinya, dokter kandungan akan memeriksa kondisi tubuh Anda dan membantu melacak kapan masa subur dan masa tidak subur anda. 

Hal ini akan mempermudah Anda mengetahui kapan dapat melakukan hubungan seksual untuk memperoleh hamil. Selain itu, dokter bisa merekomendasikan cara apa saja yang perlu Anda lakukan agar cepat hamil.

Dokter atau bidan juga dapat membantu Anda mempersiapkan tubuh Anda untuk kehamilan yang sehat, misalnya saja dengan menyarankan untuk mengonsumsi makanan sehat atau suplemen tertentu (seperti asam folat).

2. Mengubah pola hidup menjadi lebih sehat

Tidak hanya menghitung masa subur bagi wanita dengan cara tertentu, Anda juga butuh menyiapkan tubuh Anda dalam kondisi terbaik. Untuk itu, perubahan gaya hidup mungkin perlu Anda lakukan.

Seperti menjauhi asap rokok, berhenti minum alkohol, melakukan olahraga teratur, mencapai berat badan normal, dan yang paling penting adalah cukupi kebutuhan nutrisi penting sebelum hamil (seperti asam folat).

Hal ini tidak hanya disarankan untuk calon ibu hamil, tapi juga calon ayah. Pola hidup sehat penting diterapkan untuk menjaga kualitas dan kuantitas sperma, sehingga mudah untuk membuahi sel telur.

3. Cari tahu kira-kira kapan ovulasi terjadi

Selain menghitung masa subur, Anda juga perlu mencari tahu kapan waktu Anda mengalami pelepasan sel telur. Seperti yang sudah dijelaskan diatas, masa sekitar ovulasi merupakan masa paling subur bagi wanita.

Peluang Anda untuk hamil sangat besar pada masa tersebut. Untuk itu, Anda perlu tahu siklus menstruasi Anda untuk memperkirakan kapan masa subur wanita dan ovulasi akan terjadi.

4. Melakukan hubungan seksual secara teratur

Dengan mengetahui kapan kira-kira masa subur atau ovulasi terjadi, maka dapat mempermudah Anda untuk merencanakan kapan harus berhubungan seksual agar sel telur tepat bertemu dengan sperma dan terjadi pembuahan.

Lakukan hubungan seksual secara teratur, setiap dua sampai tiga hari sekali pada saat Anda sedang berada pada masa subur. Jika Anda tidak yakin kapan masa subur wanita terjadi, Anda mungkin bisa melakukan hubungan seks lebih sering, setiap hari selama minggu kedua dan minggu ketiga setelah menstruasi terakhir. 

5. Melakukan beberapa tips berikut ini

Jika Anda telah mengetahui masa subur pada wanita, Anda juga harus menerapkan beberapa tips berikut ini setelah berhubungan seksual dengan pasangan.

  • Berbaring setelah melakukan hubungan intim dengan mengangkat kaki sedikit ke atas mungkin dapat membantu sperma berenang menuju sel telur. Meski beberapa orang menganggap ini hanyalah mitos, cara ini tetap bisa Anda coba.
  • Lakukan hubungan seksual sebelum tidur, karena beberapa sumber mengatakan bahwa produksi sperma tertinggi berada pada pagi hari. Namun sebenarnya tidak ada waktu yang paling baik dalam sehari untuk berhubungan seksual. Anda bisa melakukannya kapan saja.
  • Temukan posisi berhubungan seksual yang nyaman bagi Anda dan pasangan. Mungkin Anda pernah mendengar beberapa posisi berhubungan seksual adalah posisi terbaik untuk cepat hamil. Namun, semua ini hanyalah mitos. Tidak ada posisi yang terbaik agar Anda cepat hamil. 

6. Hindari stres, lakukan dengan santai dan tenang

Beberapa pasangan mungkin ada yang sampai mengalami stres untuk bisa mencapai kehamilan. Hal ini tentu tidak baik. Stres hanya akan membuat kehamilan lebih sulit untuk dicapai. Sebaiknya, jangan terlalu memikirkan berhubungan seks untuk cepat hamil, ini mungkin akan membuat beban tersendiri untuk Anda dan pasangan.

Baca juga: Tanda dan Gejala Asam Urat

Berhubungan seks saat menstruasi

Menstruasi terjadi ketika sel telur tidak dibuahi oleh sperma. Menstruasi merupakan peluruhan dinding rahim yang terjadi hampir setiap bulan. Pada umumnya, menstruasi berlangsung antara tiga sampai tujuh hari.

Pada hari ketiga menstruasi, kadar hormon progesteron dan estrogen akan meningkat. Hormon tersbut berfungsi untuk membantu membangun dinding rahim kembali. Sekitar hari keempat menstruasi, folikel hampir matang, artinya indung telur sudah siap melepaskan sel telur kembali untuk menstruasi berikutnya. Ketika sel telur dilepaskan, artinya Anda sudah memasuki masa subur bagi wanita dan berpeluang untuk hamil.

Tidak semua wanita mengalami siklus menstruasi selama 28 hari dan terjadi secara teratur. Anda mungkin pernah mengalami saat siklus menstruasi Anda tidak teratur. Hal ini membuat peluang Anda untuk hamil setelah menstruasi jadi sulit untuk ditebak. Karena pada saat siklus tidak teratur, Anda pun sulit menghitung masa subur Anda walau sudah melakukan perhitungan dengan cara yang tepat. 

Anda bisa saja mengalami pembuahan dan hamil. Jika Anda mengalami menstruasi selama tujuh hari dan melakukan hubungan seksual pada hari ketujuh tersebut, lalu sel telur Anda dilepaskan (ovulasi) tiga hari kemudian. Ingat, sperma bisa bertahan hidup (menunggu bertemu dengan sel telur) selama lima hari dalam tubuh Anda. Jadi, peluang Anda untuk hamil masih ada jika Anda berhubungan seksual saat menstruasi namun sangat kecil.

Jika Anda ingin tahu apakah Anda hamil setelah melakukan hubungan seksual, sebaiknya periksakan ke dokter. Atau, Anda juga bisa periksa kehamilan sendiri di rumah menggunakan test pack setelah beberapa minggu Anda berhubungan seksual atau saat Anda merasa telat menstruasi. Gejala-gejala kehamilan, seperti mual dan muntah, mungkin sudah muncul beberapa minggu di awal kehamilan Anda.

Tanda kehamilan

Tidak jarang para ibu hamil tidak sadar jika dirinya hamil karena hanya terpaku pada penghitungan masa subur wanita dan terlalu fokus untuk mencari berbagai cara. Sebenarnya ada beberapa ciri kehamilan yang dapat Anda kenali, seperti:

  • Payudara nyeri dan membengkak. Perubahan hormon pada awal kehamilan bisa membuat payudara Anda melunak, sensitif, atau sakit. Payudara Anda juga bisa terasa lebih penuh dan berat.
  • Mual, dengan atau tanpa muntahMorning sickness, yang bisa menyerang setiap saat, baik siang atau pun malam, kadang-kadang dimulai paling awal tiga minggu setelah pembuahan. Penyebab mual selama kehamilan masih belum jelas, tapi hormon kehamilan mungkin menjadi penyebabnya. Wanita hamil juga mungkin mendapati bahwa aroma yang sebelumnya tidak pernah mengganggu akan menyebabkan mual.
  • Sering buang air kecil. Anda bisa saja mendapati diri Anda buang air kecil lebih sering daripada sebelumnya.
  • Merasa lebih lelah. Rasa lelah juga menduduki peringkat tertinggi dari gejala awal kehamilan. Selama awal kehamilan, tingkat hormon progesteron melambung. Hal inilah yang dapat membuat Anda mengantuk.
  • Hilang nafsu makan atau malah mengidam. Saat Anda hamil, Anda mungkin mendadak malah tidak menyukai beberapa makanan. Mengidam juga merupakan hal yang umum. Seperti kebanyakan gejala kehamilan yang lain, keinginan makan makanan tertentu ini mungkin berhubungan dengan perubahan hormon.

Untuk mengetahui cara cepat hamil lain dan yang tepat selain menghitung masa subur bagi wanita dengan berbagai cara, Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter. Dengan begitu, Anda akan mengetahui kondisi kesehatan reproduksi Anda dan pasangan secara lengkap, sehingga dapat mengetahui seberapa besar peluang kehamilan yang bisa terjadi.

Add a Comment