Kolesterol HDL (Kolesterol Baik): Semua Hal Yang Perlu Anda Ketahui

3 min read

Kolesterol HDL (Kolesterol Baik)

Halo, pembaca Dhikly.com. Artikel ini akan membahas seputar kolesterol HDL, antara lain: apasih HDL itu? apakah baik memiliki HDL yang tinggi dalam tubuh? Berapa angka normal untuk kolesterol HDL? dan banyak lagi, langsung saja simak ulasannya berikut ini!.

Kolesterol

Kolesterol adalah lipoprotein, kombinasi lemak dan protein.

“kolesterol sangat penting bagi kehidupan.” Henry J. Pownall, PhD, ilmuwan dan ahli biokimia medis di Institut Penelitian Metodis Houston Texas.

Pownall menjelaskan bahwa kolesterol adalah komponen fungsional dari membran sel dan lipoprotein plasma, dan pendahulu hormon steroid, yang mengatur fungsi tubuh, dan untuk mengolah asam, yang diperlukan untuk pencernaan dan mengatur banyaknya kegiatan sel dalam tubuh.

Terdapat dua jenis kolesterol, yaitu:

  • Kolesterol LDL (kolesterol buruk). Tingkat kolesterol LDL yang tinggi dalam tubuh dapat menyebabkan penumpukan di dalam dinding pembuluh darah dan dapat mempersempitnya. Gumpalan tersebut dapat tersangkut sehingga menyebabkan pembuluh darah menyempit sehingga menyebabkan serangan jantung atau stroke. Hal inilah alasan mengapa kolesterol LDL disebut dengan kolesterol “buruk”
  • Kolesterol HDL (kolesterol baik). Kolesterol HDL berguna dalam mengolah kelebihan kolesterol dalam darah dan membawanya kembali ke hati. Hati lalu memecahnya dan mengeluarkannya dari tubuh.

Apa itu kolesterol HDL?

High Density Lipoproteins (HDL) atau dikenal sebagai kolesterol “baik” berfungsi untuk menghilangkan bentuk kolesterol lain dari aliran darah anda. Kadar kolesterol HDL yang lebih tinggi dapat dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung.

Kolesterol adalah zat lilin yang ditemukan di semua sel tubuh dan memiliki beberapa fungsi yang berguna bagi tubuh, seperti membantu membangun sel sel tubuh. Kolesterol akan dibawa melalui aliran darah yang melekat pada protein. Protein ini disebut dengan lipoprotein.

Jika anda memiliki kadar kolesterol LDL tinggi dan kadar kolesterol HDL rendah, dokter mungkin akan melakukan pengobatan yang berfokus dalam menurunkan kolesterol LDL terlebih dahulu. Obat yang dikenal dengan statin merupakan pengobatan yang paling umum digunakan untuk menurunkan kolesterol LDL.

Berapa kadar kolesterol HDL normal?

Kadar kolesterol diukur dalam miligram per desiliter darah atau milimol per liter. Kolesterol HDL dengan jumlah yang tinggi dalam tubuh akan berdampak baik bagi kesehatan jantung namun tetap pada takaran tertentu.

Menurut Mayo Clinic, ukuran normal untuk kadar kolesterol HDL dalam tubuh yaitu antara 40 mg/dL – 60 mg/dL untuk laki-laki dan antara 50 mg/dL – 60 mg/dL untuk wanita.

Pada beberapa hal, seseorang yang secara alami memiliki kadar kolesterol HDL yang lebih tinggi memiliki risiko lebih rendah terkena serangan jantung dan stroke. Masih belum diketahui apakah manfaat yang sama berlaku untuk orang yang meningkatkan kadar HDL dengan obat-obatan.

Perubahan gaya hidup yang lebih baik dapat meningkatkan kadar HDL, antara lain lebih banyak bergerak, berhenti merokok atau meningkatkan pola makan sehat, terbukti dapat menurunkan risiko serangan jantung. Namun, obat-obatan yang secara khusus meningkatkan kadar kolesterol HDL tidak efektif dalam mengurangi tingkat serangan jantung.

Pada seseorang yang secara alami memiliki kadar kolesterol dalam tubuh yang sangat tinggi atau diatas 100 mg/dL dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, hal ini pada umumnya disebabkan faktor genetik.

Baca juga: Apa Perbedaan Kolesterol HDL dan Kolesterol LDL

Gaya hidup untuk meningkatkan kadar HDL

Kadar kolesterol HDL biasanya akan lebih rendah pada orang yang mengalami sindrom metabolik atau sekelompok kondisi seperti obesitas, peningkatan tekanan darah dan kadar gula darah tinggi.

Selain membantu anda menurunkan berat badan, meningkatkan aktivitas fisik juga dapat menurunkan kadar trigliserida dalam tubuh, serta meningkatkan kadar kolesterol HDL anda.

Dalam hal diet, cobalah untuk menghindari lemak trans, karena mereka dapat meningkatkan kolesterol LDL dan menurunkan kadar kolesterol HDL dalam tubuh. Makanan seperti daging, susu tinggi lemak, makanan yang digoreng, dan beberapa jenis margarin merupakan jenis makanan yang mengandung lemak trans.

Terdapat juga beberapa makanan yang dapat meningkatkan kolesterol LDL, seperti minyak zaitun, kedelai, biji rami, dan ikan berlemak/

Jika anda merokok, cari cara untuk berhenti. Merokok dapat menurunkan kadar HDL, terutama pada wanita, dan dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL dan trigliserida.

Obat-obatan

Kadar kolesterol HDL juga dapat ditingkatkan oleh obat yang digunakan untuk menurunkan kadar LDL dan trigliserida, seperti niacin, fibrat dan statin.

Namun, obat-obatan yang mengandung testosteron dan steroid anabolitik lainnya dapat menurunkan kadar kolesterol HDL anda. Menghindari obat-obatan ini dapat membantu meningkatkan kadar HDL anda.

Baca juga: Apa Saja Yang Harus Diketahui Sebelum Cek Kolesterol HDL

Apakah memiliki kadar HDL yang tinggi baik bagi tubuh?

Sudah bukan rahasia umum jika kolesterol “baik” dapat meningkatkan kesehatan jantung. Namun pada sebuah penelitian menunjukkan bahwa memiliki kadar kolesterol HDL yang tinggi dapat berdampak buruk bagi kesehatan jantung.

Hasilnya dipresentasikan pada konferensi tahunan Perhimpunan Kardiologi Eropa di Munich, Jerman.

Lalu apa yang didapat oleh penelitian tersebut?

Para peneliti di Fakultas Kedokteran Universitas Emory di Georgia mempelajari pada hampir 6.000 orang untuk menemukan efek kadar kolesterol pada risiko serangan jantung dan kematian.

Peserta studi memiliki usia rata-rata 63 tahun. Sebagian besar sudah menderita penyakit jantung.

Temuan mereka menunjukkan bahwa orang dengan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik) pada angka 41-60 mg/dL memiliki penurunan risiko serangan jantung atau kematian akibat kardiovaskular.

Tingkat kolesterol HDL yang lebih rendah atau kurang dari 41 mg/dL dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung.

Mereka juga menemukan bahwa risiko tersebut secara signifikan meningkat pada orang dengan kadar HDL tinggi (lebih dari 60 mg/dL)

Orang orang dengan HDL tinggi tersebut memiliki hampir 50 persen peningkatan risiko kematian akibat kardiovaskular atau mengalami serangan jantung dibandingkan dengan mereka dengan kadar kolesterol HDL berada dalam kisaran 41-60 mg/dL

Penelitian ini mendukung penelitian sebelumnya

Sebuah studi pada tahun 2017 yang diterbitkan dalam European Heart Journal juga menemukan hubungan yang kuat antara kadar kolesterol HDL yang tinggi dan peningkatan risiko kematian.

Lebih dari 50.000 pria dan lebih dari 60.000 wanita dimasukkan dalam analisis ini.

Kesimpulannya adalah bahwa kadar kolesterol HDL yang tinggi dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian yang signifikan dari semua penyebab, bukan hanya penyakit kardiovaskular.

Catatan

Menurut para peneliti, hasilnya konsisten bahkan setelah mengendalikan faktor risiko lain untuk penyakit jantung seperti diabetes, merokok, dan konsumsi alkohol.

Peneliti menyimpulkan bahwa pasien dengan kadar HDL pada kisaran menengah memiliki risiko terendah untuk serangan jantung atau kematian akibat penyakit jantung.

Hubungan antara kadar HDL yang tinggi dan peningkatan risiko kematian atau penyakit kardiovaskular juga terlihat lebih sering pada wanita dibandingkan dengan pria.

Pawnall mencatat bahwa, pasien dengan HDL rendah yang berhubungan dengan penyakit kronis lainnya masih akan disarankan untuk menurunkan berat badan, berolahraga lebih banyak, berhenti merokok, dan minum obat kolesterol dan tekanan darah tinggi.

“Namun, gambaran tersebut lebih suram lagi bagi mereka yang berisiko karena tingkat HDL yang tinggi” tambahnya.

“HDL yang tinggi merupakan faktor risiko baru sehingga intervensi belum divalidasi atau bahkan diusulkan.” Kata Pownall.

Add a Comment