Kolesterol: kenapa dibutuhkan oleh tubuh?

2 min read

kolesterol

Halo, pembaca dhikly.com. Artikel ini akan membahas tentang alasan mengapa kolesterol dibutuhkan oleh tubuh? dan pembahasan lainnya. Yuk simak ulasannya berikut ini!.

Dengan semua penilaian buruk tentang cholesterol di masyarakat, banyak orang sering terkejut ketika mengetahui bahwa sebenarnya kolesterol diperlukan dalam tubuh kita.

Yang juga mengejutkan adalah tubuh kita menghasilkan cholesterol secara alami. Tetapi, tidak semua jenis kolesterol baik, juga tidak semua jenis cholesterol buruk. Ini adalah topik yang cukup kompleks dan perlu diketahui lebih mendalam.

Apa itu kolesterol?

cholesterol adalah zat yang diproduksi di dalam hati yang keberadaannya penting bagi kehidupan manusia. Anda juga bisa mendapatkan cholesterol melalui makanan. Karena tidak dapat dibuat oleh tumbuhan, anda hanya dapat menemukannya pada produk hewani seperti daging dan susu.

Dalam tubuh kita, cholesterol memiliki tiga tujuan utama:

  1. Membantu produksi hormon seks
  2. Merupakan blok bangunan untuk jaringan manusia
  3. Membantu produksi empedu di hati

3 hal tersebut adalah fungsi yang penting, semua tergantung pada keberadaan cholesterol. Namun memiliki terlalu banyak cholesterol dalam tubuh sangat tidak baik untuk kesehatan.

Kolesterol LDL dan kolesterol HDL

Ketika orang berbicara tentang cholesterol, mereka sering menggunakan istilah LDL dan HDL. Keduanya merupakan lipoprotein, yaitu senyawa yang terbuat dari lemak dan protein yang bertugas membawa cholesterol ke seluruh tubuh dalam darah.

Kolesterol LDL adalah lipoprotein densitas rendah, atau sering disebut dengan kolesterol “jahat”. HDL adalah lipoprotein densitas tinggi, atau sering disebut dengan kolesterol “baik”.

Mengapa kolesterol LDL buruk?

LDL dikenal sebagai kolesterol “jahat” karena terlalu banyak cholesterol tersebut dalam tubuh dapat menyebabkan mengerasnya arteri.

Menurut American Heart Association, LDL menyebabkan penumpukan plak di dinding arteri anda. Ketika plak ini menumpuk, hal tersebut dapat menyebabkan dua masalah yang terpisah dan sama buruknya.

Pertama, bisa mempersempit pembuluh darah, menyaring aliran darah kaya oksigen ke seluruh tubuh. Kedua, dapat menyebabkan penggumpalan darah, yang bisa dilepas dan menghalangi aliran darah, menyebabkan serangan jantung atau stroke.

Dalam hal jumlah cholesterol dalam tubuh, LDL dalam tubuh idealnya kurang dari 100 miligram per desiliter (mg/dL).

Mengapa HDL baik bagi tubuh?

HDL dapat membantu menjaga kesehatan sisten kardiovaskular anda. Hal ini dapat membantu menghilangkan LDL dari arteri.

Hal ini membawa kolesterol jahat kembali ke hati, di mana ia akan dipecah dan dikeluarkan dari tubuh.

Tingkat HDL yang tinggi juga telah terbukti dapat melindungi anda dari stroke dan serangan jantung, namun sebaliknya, jika tingkat HDL dalam tubuh rendah maka dapat meningkatkan risiko terkena penyakit tersebut.

Menurut National Institutes of Health (NIH), kadar HDL 60 mg/ dL dan lebih tinggi dianggap sehat atau baik, sedangkan dibawah 40 mg/dL dapat meningkatkan faktor risiko penyakit jantung.

Kolesterol total

Jika cholesterol anda diperiksa melalui laboratorium, anda akan menerima pengukuran kolesterol HDL dan LDL, tetapi juga untuk cholesterol total dan trigliserida.

Tingkat cholesterol total yang ideal adalah lebih rendah dari 200 mg/dL. Antara 200 dan 239 mg/dL adalah batas aman, dan diatas 240 mg / dL dapat dikatakan tinggi.

Trigliserida adalah jenis lemak lain dalam darah. Seperti cholesterol, terlalu banyak dalam tubuh merupakan hal yang buruk. Namun para ahli masih belum mengetahui secara spesifik tentang lemak ini.

Trigliserida tinggi biasanya menyertai cholesterol tinggi dan dapat dikaitkan dengan pengingkatan risiko penyakit jantung. Tetapi tidak jelas apakah trigliserida tinggi juga dapat meningkatkan risiko tersebut.

Dokter pada umumnya akan menimbang pentingnya jumlah trigliserida anda terhadap pengukuran lain seperti obesitas, kadar cholesterol, dan banyak lagi.

Menjaga tubuh anda agar tetap stabil

Terdapat beberapa hal yang dapat mempengaruhi jumlah cholesterol anda, beberapa diantaranya dapat anda kendalikan. Yang tidak dapat anda kendalikan seperti faktor keturunan, namun masih banyak hal yang dapat anda lakukan untuk melakukan perubahan agar terhindar dari peningkatan kolesterol buruk, seperti diet, berat badan, dan olahraga.

Makan makanan yang rendah cholesterol dan lemak jenuh, olahraga teratur dan mengatur berat badan semuanya dapat dikaitkan dengan penurunan kadar cholesterol dan risiko penyakit kardiovaskular.

Add a Comment