Kolesterol LDL dan VLDL: Apa Bedanya?

2 min read

Kolesterol LDL dan VLDL

Kolesterol LDL dan VLDL

Low Density Lipoprotein (LDL) dan Very Low Density Lipopritein (VLDL) merupakan dua jenis lipoprotein yang terkandung dalam darah. Lipoprotein adalah kombinasi protein dan berbagai jenis lemak yang berfungsi membawa kolesterol dan trigliserida melalui aliran darah dalam tubuh.

Kolesterol adalah zat berlemak yang diperlukan tubuh untuk membentuk sel. Sedangkan trigliserida adalah jenis lemak lain yang digunakan untuk menyimpan energi ekstra dalam sel tubuh anda.

Perbedaan utama kolesterol LDL dan VLDL terletak pada banyaknya kandungan kolesterol, protein, dan trigliserida yang berbeda pada setiap lipoprotein yang terbentuk. VLDL lebih banyak mengandung trigliserida dan LDL lebih banyak mengandung kolesterol.

Kolesterol LDL dan VLDL sama sama merupakan jenis kolesterol “jahat”. Tubuh anda membutuhkan kolesterol dan trigliserida agar bekerja secara optimal, namun ketika tubuh mengandung terlalu banyak kolesterol ataupun trigliserida maka dapat menyebabkan hal tersebut menumpuk di arteri, sehingga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Apa itu VLDL?

Very Low Density Lipopritein (VLDL) dibentuk oleh organ hati yang berfungsi untuk membawa trigliserida ke seluruh tubuh. VLDL memiliki komposisi sebagai berikut:

Komponen VLDLPresentase
Kolesterol10%
Trigliserida70%
Protein10%
Lemak jenis lainnya10%

VLDL membawa trigliserida untuk digunakan oleh sel-sel dalam tubuh sebagai energi. Ketika anda makan karbohidrat atau gula dalam jumlah yang banyak dan melebihi kebutuhan tubuh maka dapat menyebabkan jumlah trigliserida dalam tubuh meningkat dan kadar VLDL dalam darah tinggi. Trigliserida yang berlebih akan disimpan pada lemak dalam tubuh dan digunakan ketika tubuh membutuhkannya untuk energi.

Trigliserida yang tinggi dalam tubuh dapat dikaitkan dengan penumpukan endapan keras pada arteri anda atau hal ini disebut dengan plak. Plak yang menumpuk dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Para ahli percaya hal ini dapat disebabkan oleh:

  • Peradangan
  • Tekanan darah yang meningkat
  • Perubahan pada lapisan pembuluh darah
  • HDL atau kolestrol “baik” dalam tubuh rendah

Selain itu, trigliserida yang tinggi dalam tubuh dapat meningkatkan risiko sindrom metabolik dan penyakit hati berlemak non alkohol.

Apakah kolesterol VLDL berbahaya?

Kolesterol VLDL berkadar sangat rendah dan diproduksi di hati kemudian dilepaskan ke aliran darah untuk memasok jaringan tubuh yang disebut dengan trigliserida.

Terdapat beberapa jenis kolesterol, masing masing terdiri dari lipoprotein dan lemak. Setiap jenis lipoprotein mengandung campuran kolesterol, protein dan trigliserida, namun dalam jumlah yang bervariasi. VLDL memiliki kandungan trigliserida yang lebih banyak dibanding lainnya.

Menurut  Francisco Lopez-Jimenez, MD: Tidak ada cara langsung dan sederhana untuk mengukur kolesterol VLDL, oleh karena itu biasanya tidak di tampilkan dalam tes kolesterol rutin anda. Kolesterol VLDL biasanya diperkirakan sebagai presentase dari nilai trigliserida dalam tubuh. Kadar VLDL dianggap tinggi ketika lebih dari 30 mg/dL atau 0,77 milimol perliter.

Kadar kolesterol VLDL yang tinggi dapat dikaitkan dengan perkembangan endapan plak di dinding arteri, yang dapat mempersempit saluran dan membatasi aliran darah.

Cara terbaik untuk menurunkan kolesterol VLDL anda adalah dengan menurunkan trigliserida. Menurunkan berat badan dan berolahraga secara teratur juga dapat digunakan dalam menjaga VLDL tetap pada porsi normalnya.

Apa itu LDL?

Beberapa VLDL akan di netralisir dalam darah, selebihnya akan diubah menjadi LDL oleh enzim dalam darah. LDL memiliki kandungan trigliserida lebih sedikit dan kandungan kolesterol lebih tinggi dibandingkan dengan VLDL. LDL memiliki komposisi sebagai berikut:

Komponen LDLPresentase
Kolesterol26%
Trigliserida10%
Protein25%
Lemak jenis lainnya15%

LDL berfungsi membawa kolesterol ke seluruh tubuh. Ketika pada tubuh mengandung kolesterol terlalu banyak maka LDL dalam tubuh juga akan meningkat. LDL yang tinggi juga dapat dikaitkan dengan penumpukan plak di arteri.

Penumpukan plak tersebut pada akhirnya dapat menyebabkan aterosklerosis. Aterosklerosis terjadi ketika endapan plak mengeras dan mempersempit arteri. Hal ini dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Kadar kolesterol LDL dan HDL, dan kolesterol total, bersama dengan berbagai faktor lain, menentukan opsi perawatan yang terbaik untuk anda.

Konsultasikan dengan dokter tentang kolesterol dan bagaimana anda dapat menurunkan risiko penyakit jantung dengan diet, olahraga, perubahan gaya hidup, dan obat-obatan, jika diperlukan.

Tes LDL dan VLDL

Kebanyakan orang akan mengetahui tingkat LDL dalam tubuh ketika memeriksa kadar kolesterolnya, karena pada umumnya LDL menjadi bagian dari tes kolesterol.

Tidak ada tes khusus untuk pemeriksaan kolesterol VLDL. VLDL biasanya diperkirakan berdasarkan tingkat trigliserida dalam tubuh. Trigliserida juga biasanya menjadi bagian dari tes kolesterol.

Banyak dokter tidak melakukan perhitungan VLDL anda kecuali anda memintanya secara khusus atau memiliki:

  • Faktor risiko lain untuk penyakit kardiovaskular
  • Kondisi kolesterol abnormal
  • Penyakit jantung

Faktor risiko penyakit kardiovaskular, meliputi:

  • Bertambahnya usia
  • Bertambahnya berat badan
  • Menderita diabetes atau tekanan darah tinggi
  • Memiliki riwayat keluarga yang menderita penyakit kardiovaskular
  • Merokok
  • Kurangnya aktivitas fisik yang teratur
  • Diet yang tidak sehat

Cara menurunkan VLDL dan LDL

Cara untuk menurunkan VLDL dan LDL adalah sama yaitu dengan meningkatkan latihan fisik dan makan berbagai makanan sehat.

Berhenti merokok dan mengurangi konsumsi alkohol juga dapat bermanfaat dalam penurunan kolesterol LDL dan VLDL. Makanlah kacang, alpukat, bubur gandum dan ikan yang kaya akan lemak omega-3, seperti salmon, hindari lemak jenuh direkomendasikan untuk anda guna mengontol kolesterol LDL dan VLDL anda tetap stabil.

Konsultasikan dengan dokter terkait hal tersebut. Dokter dapat membuat daftar rekomendasi yang tepat untuk kesehatan anda.

Add a Comment