Operasi Batu Empedu – Resiko, Proses dan Yang Perlu Diperhatikan

3 min read

Operasi Batu Empedu

Hai, sobat Dhikly. Jika anda ingin melakukan pengobatan batu empedu melalui operasi. Sebelumnya Anda harus mengetahui resiko operasi batu empedu ini!. Yuk simak ulasannya berikut ini.

Gambaran umum operasi batu empedu

Operasi batu empedu atau dalam bahasa medis disebut dengan kolesistektomi adalah suatu prosedur bedah untuk mengangkat kantung empedu. Kantung empedu ini merupakan organ yang berada di bagian perut sebelah kanan atas dan berada tepat dibawah organ hati.

Pada umumnya kolesistektomi merupakan operasi yang mempunyai resiko yang sangat kecil. Bahkan pada beberapa kasus, pada hari yang sama setelah operasi anda sudah diperbolehkan pulang.

Prosedur kolesistektomi dilakukan dengan memasukkan kamera video kecil dan alat bedah khusus melalui empat sayatan kecil untuk melihat bagian dalam perut anda dan di keluarkanlah kantung empedu tersebut.

Kapan anda diharuskan untuk operasi?

kolesistektomi pada umumnya dilakukan ketika batu empedu terdapat gangguan dan komplikasi yang ditimbulkan dari gangguan tersebut.

Dikutip dari Cholecystectomy (gallbladder removal). Dokter umumnya merekomendasikan untuk melakukan operasi batu empedu ini jika anda memiliki gangguan berupa:

  • Terdapat batu pada kantung empedu (cholethiasis)
  • Terdapat batu pada saluran empedu (choledocholithiasis)
  • Terjadi peradangan pada kantung empedu (kolesistitis)
  • Polip kantung empedu membesar
  • Peradangan pankreas (pankreatitis) yang di sebabkan oleh batu empedu

Resiko Operasi Batu Empedu

Beberapa resiko operasi batu empedu ini pada dasarnya tidak memiliki efek yang terlalu parah atau kecil sekali resikonya, seperti

  • Kebocoran kantung empedu
  • Berdarah
  • Infeksi
  • Cedera ada organ di sekitar empedu, seperti saluran empedu, usus kecil dan organ hati.
  • Resiko anestesi umum, seperti gumpalan darah dan pneumonia.

Tingkat resiko operasi batu empedu dipengaruhi juga dari tingkat kesehatan dan seberapa parah hingga diputuskan untuk dioperasi.

Baca Juga: Batu Empedu – Penyebab, Faktor risiko, Gejala, Komplikasi

Apa saja yang perlu disiapkan?

Obat dan makanan

Pada umumnya sebelum melakukan tindakan operasi batu empedu ini, dokter akan menyarankan anda untuk:

  • Berpuasa sebelum melakukan operasi. Hindari makan dan minum setidaknya untuk empat jam sebelum melakukan operasi, kecuali jika anda disarankan untuk mengkonsumsi obat sesuai anjuran dokter.
  • Hindari minum obat dan suplemen tertentu. Sebelum melakukan tindakan operasi, sebaiknya anda memberi tahu dokter, obat dan suplemen apa saja yang anda konsumsi setiap harinya. Pada beberapa jenis obat anda akan diminta untuk tidak mengonsumsinya karena dapat meningkatkan resiko pendarahan.

Barang pribadi

Pada umumnya Anda memang boleh langsung pulang pada hari yang sama saat anda operasi. Namun pada kasus tertentu membutuhkan lebih satu hari untuk berada di rumah sakit.

Untuk mengantisipasi jangan lupa untuk membawa barang pribadi Anda, seperti sikat gigi, pakaian, buku, majalah dan lain sebagainya.

Mencegah hal lain terjadi

Disarankan untuk tidak pergi atau pulang dari rumah sakit sendiri. Minta bantuan suami, istri atau teman untuk mengantarkan Anda. Tetap batasi gerak tubuh anda setelah operasi batu empedu.

Baca juga: Manfaat Minyak Zaitun Untuk Batu Empedu

Proses operasi batu empedu atau kolesistektomi

Sebelum prosedur berlangsung

Selama proses operasi batu empedu anda tidak akan sadar karena menggunakan anestesi umum yang diberikan melalui vena pada lengan Anda.

Setelah obat anestesi bereaksi pada tubuh anda, perawat akan memasukkan tabung ke tenggorokan Anda untuk membantu pernapasan.

Kemudian dokter bedah akan melakukan operasi batu empedu menggunakan prosedur terbuka (laparoskopi)

Selama prosedur berlangsung

Proses operasi tergantung dari kondisi anda. Dokter akan melakukan salah satu dari dua prosedur bedah dibawah ini

Operasi batu empedu invasif (laparoskopi)

Operasi batu empedu ini, dokter akan membuat empat sayatan kecil pada perut Anda. Sebuah tabung dengan kamera video kecil akan dimasukkan kedalam perut Anda melalui salah satu sayatan tersebut.

Dokter bedah akan memonitor kondisi empedu anda melalui video di ruang operasi sambil menggunakan alat bedah yang dimasukkan melalui sayatan lain di perut anda untuk mengeluarkan kantung empedu Anda.

Selanjutnya anda akan dibawa untuk dilakukan tes pencitraan seperti x-ray atau ultrasound, jika dokter bedah khawatir adanya kemungkinan masalah lain pada saluran empedu Anda.

Operasi ini membutuhkan waktu satu hingga dua jam.

Operasi batu empedu tradisional

Selama proses operasi batu empedu ini, dokter bedah akan membuat sayatan sebesar 15cm pada bagian perut dibawah tulang rusuk sebelah kanan.

Kemudian otot dan saraf akan ditarik kebelakang agar organ hati dan kantung empedu terlihat. Dilanjutkan dengan mengangkat kantung empedu.

Setelah selesai anda akan dibawa ke ruang pemulihan. Operasi jenis ini memerlukan waktu sekitar satu hingga dua jam.

Setelah prosedur berlangsung

Setelah obat anestesi berhenti bereaksi pada tubuh Anda, akan langsung dibawa ke ruangan pemulihan. Pada fase pemulihan ini tergantung dari jenis operasi apa yang digunakan

  • Operasi batu empedu invasif. Pada umumnya seseorang yang melalui operasi ini diperbolehkan untuk pulang pada hari yang sama setelah anda operasi, meskipun beberapa dokter merekomendasikan untuk menginap di rumah sakit selama satu hari. Anda akan diperbolehkan pulang ketika sudah makan dan minum lancar dan berjalan tanpa bantuan siapapun. Untuk pulih sepenuhnya pada umumnya diperlukan waktu sekitar satu minggu.
  • Operasi batu empedu tradisional. Jenis operasi ini pada umumnya memerlukan waktu dua hingga tiga hari untuk berada dirumah sakit hingga pulih dan diperbolehkan untuk pulang. Untuk pulih sepenuhnya pada umumnya diperlukan waktu sekitar empat hingga enam minggu.

Baca juga: Gejala Batu Empedu Yang Harus Anda Waspadai Sejak Dini!

Kesimpulan

Operasi batu empedu atau kolesistektomi dapat menghilangkan atau meringankan rasa sakit atau rasa tidak nyaman pada penderita batu empedu.

Pada umumnya selain melakukan operasi batu empedu ini tidak ada yang dapat menghentikan batu empedu kambuh. Pada banyak kasus, kolesistektomi ini mencegah batu empedu untuk kembali.

Pada kebanyakan orang setelah melakukan operasi batu empedu ini tidak mempunyai masalah dengan masalah pencernaan. Beberapa orang mungkin mengalami sesekali buang air besar setelah melakukan operasi, namun hal ini akan sembuh seiring waktu.

Tetap komunikasikan keluhan anda setelah operasi kepada dokter.

Seberapa lama anda akan sembuh total tergantung dari jenis operasi mana yang digunakan oleh dokter bedah Anda dan kondisi kesehatan anda.

Orang yang menjalani operasi batu empedu invasif mungkin dapat kembali beraktivitas normal dalam hitungan hari saja. Namun untuk seseorang yang menjalani Operasi batu empedu tradisional mungkin perlu waktu selama satu minggu atau lebih untuk dapat beraktivitas normal.

Add a Comment