Tes Kolesterol LDL: Kenapa Penting?

2 min read

Tes Kolesterol LDL

Halo, pembaca Dhikly.com. Tes kolesterol LDL sangat penting untuk dilakukan secara rutin, terlebih jika anda berusia lebih dari 20 tahun. Lalu mengapa hal ini penting dilakukan? Yuk simak ulasannya berikut ini!.

Apa itu tes kolesterol LDL?

Kolesterol LDL adalah singkatan dari Low Density Lipoprotein, salah satu jenis kolesterol yang terdapat pada tubuh, atau sering disebut dengan kolesterol buruk. Kolesterol LDL yang tinggi dalam tubuh dapat menyebabkan penumpukan kolesterol pada arteri anda, yang dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke.

Sebaliknya, jika pada tubuh anda terdapat kolesterol baik (HDL) yang tinggi pada tubuh, maka hal tersebut dapat menurunkan risiko terserang penyakit jantung. HDL dapat membantu tubuh membawa LDL ke hati untuk di pecah, dengan demikian dapat membantu menghindari kerusakan pada jantung anda.

Dokter akan merekomendasikan anda untuk melakukan tes kolesterol LDL sebagai bagian dari pemeriksaan rutin untuk menentukan risiko penyakit jantung dan menjadi pertimbangan dalam memutuskan apakah anda memerlukan perawatan atau tidak.

Kapan harus melakukan tes kolesterol LDL?

Jika anda berusia 20 tahun atau lebih, dan belum pernah menderita penyakit jantung, direkomendasikan untuk memeriksakan kadar kolesterol anda setiap empat hingga enam tahun.

Pada umumnya kolesterol yang tinggi tidak menunjukkan gejala yang berarti, sehingga banyak orang tidak menyadarinya sebelum melakukan tes kolesterol LDL.

Anda membutuhkan tes kolesterol LDL lebih sering jika memiliki riwayat penyakit jantung. Anda lebih berisiko terkena penyakit jantung jika:

  • Memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung
  • Perokok
  • Berat badan berlebihan atau obesitas atau anda memiliki indeks massa tubuh pada angka 30 atau lebih tinggi
  • Memiliki kadar HDL yang rendah
  • Darah tinggi (hipertensi) atau sedang menjalani pengobatan hipertensi
  • Menderita diabetes

Dokter juga akan memasukkan tes kolesterol LDL jika anda sudah dirawat karena kolesterol tinggi. Hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah gaya hidup, seperti diet, olahraga atau obat-obatan berhasil menurunkan kolesterol anda.

Mengapa tes kolesterol LDL diperlukan?

Kolesterol tinggi pada umumnya tidak menimbulkan gejala yang berarti, jadi perlu untuk memeriksanya secara rutin. Kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko anda memiliki beberapa kondisi medis tertentu, beberapa diantaranya dapat mengancam jiwa.

Kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko anda terkena:

  • Penyakit jantung koroner
  • Aterosklerosis
  • Angina atau nyeri dada
  • Serangan jantung
  • Stroke
  • Penyakit arteri karotis
  • Penyakit arteri perifer

Baca juga: Fakta tentang kolesterol LDL

Apa yang terjadi selama tes kolesterol LDL?

Anda sebaiknya tidak makan atau minum selama 10 jam sebelum tes, karena makanan dan minuman dapat mengubah kadar kolesterol dalam darah anda untuk sementara.

Pastikan untuk memberitahu dokter jika anda mengonsumsi obat bebas, obat resep, atau suplemen herbal. Obat-obatan tertentu dapat memengaruhi kadar LDL anda, dan dokter mungkin akan meminta anda berhenti minum obat atau mengubah dosis obat anda sebelum tes dilakukan.

Tes LDL hanya membutuhkan sampel darah. Hal ini juga dapat disebut dengan venipuncture, atau pengambilan darah. Penyedia layanan kesehatan akan mulai dengan membersihkan area dimana darah anda akan diambil dengan alkohol swap. Darah biasanya diambil dari vena di siku atau punggung tangan anda.

Selanjutnya, penyedia layanan kesehatan akan mengikatkan tali elastis di lengan atas anda. Hal ini dilakukan agar darah anda menggenang di pembuluh darah. Jarum steril kemudian dimasukkan ke dalam pembuluh darah anda, dan darah akan ditarik ke dalam tabung.

Anda mungkin merasakan sakit ringan. Anda dapat mengurangi rasa sakit tersebut dengan mengendurkan lengan saat darah anda diambil. Penyedia layanan kesehatan akan mengambil tali yang diikat tadi selama darah anda diambil.

Ketika mereka selesai mengambil darah, alkohol swab atau perban akan di terapkan pada bagian luka. Anda harus memberi tekanan pada luka selama beberapa menit untuk membantu menghentikan pendarahan  dan mencegah memar. Darah anda akan dikirim ke laboratorium untuk diuji kadar LDL.

Risiko tes kolesterol LDL

Kemungkinan anda akan mengalami beberapa masalah ringan akibat tes darah LDL. Seperti halnya prosedur medis lainnya, risiko yang kemungkinan dapat terjadi yaitu:

  • Beberapa luka tusuk, hal ini terjadi jika pada saat pengambilan darah, penyedia layanan kesehatan sulit menemukan letak vena anda
  • Pendarahan yang berlebihan
  • Merasa pusing atau pingsan
  • Hematoma atau berkumpulnya darah di bawah kulit
  • Infeksi

Catatan

Anak-anak di bawah usia 2 tahun terlalu muda untuk dilakukan uji kolesterol LDL. Individu yang telah mengalami penyakit akut atau masih dalam situasi stres seperti operasi atau serangan jantung, harus menunggu hingga enam minggu sebelum menjalani tes LDL. Penyakit dan stress dapat menyebabkan kolesterol LDL dalam tubuh menurun untuk sementara waktu.

Ibu yang baru melahirkan harus menunggu hingga enam minggu sebelum dilakukan uji kadar kolesterol LDLnya, karena kehamilan dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL sementara.

Sumber:
Mayo Clinic Staff. High cholesterol. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/high-blood-cholesterol/symptoms-causes/syc-20350800
Cholesterol levels in children and adolescents. https://www.healthychildren.org/English/healthy-living/nutrition/Pages/Cholesterol-Levels-in-Children-and-Adolescents.aspx

Add a Comment